Showing posts with label Java. Show all posts
Showing posts with label Java. Show all posts

Monday, October 17, 2011

Assigments

Sejak kita sudah menciptakan beberapa variabel, kita ingin menyimpan suatu nilai pada variabel tersebut. Kita akan mekannya dengan Assignmen Statement.

fred = "Hello."; // give fred the value "Hello."
hour = 11; // assign the value 11 to hour
minute = 59; // set minute to 59
Contoh ini menunjukkan tiga assignment, dan komentar menunjukkan tiga perbedaan cara orang menyatakan tentang assignment statement. Kosa katanya jadi meragukan di sini, tetapi gagasan secara langsung:


  • ketika anda mendeklarasikan suatu variabel, anda menciptakan suatu nama untuk lokasi penyimpanan.
  • Ketika anda mekan assignment terhadap suatu variabel, anda memberinya suatu nilai.

Suatu cara umum untuk mempresentasikan suatu variabel secara tertulis adalah dengan menggambarkan suatu kotak dengan nama variabel diluarnya dan nilai variabel pada didalamnya. Gambar ini  menunjukkan efek dari ke tiga assignment statemen :



Untuk masing­ - masing variabel, nama variabel nampak di luar kotak itu dan nilai  nampak di dalam.

Pada umumnya, suatu variabel harus mempunyai tipe yang sama seperti meng assign nilai. Anda tidak bisa menyimpan suatu string didalam minute atau suatu bilangan bulat didalam fred.

Di sisi lain, aturan itu bisa meragukan, karena ada banyak cara yang dapat anda kan

dalam mengkonversi nilai­nilai dari satu tipe ke tipe lain, dan Java kadang­ - kadang mengkonversi berbagai hal secara otomatis. Maka sekarang anda perlu ingat aturan yang umum, dan kita akan memperbicangkannya secara khusus nanti. 

Hal lain yang meragukan adalah bahwa beberapa string kelihatan seperti bilangan bulat, tetapi  sesungguhnya bukan. Sebagai contoh, fred mengandung string " 123", yang mana terdiri dari karakter 1, 2 dan 3, tapi itu tidak sama halnya seperti nomor 123. 

fred = "123"; // legal
fred = 123; // not legal

Variabel

Salah satu keunggulan fitur suatu bahasa pemrograman adalah kemampuan untuk memanipulasi variabel. Suatu variabel adalah lokasi yang menyimpan suatu nilai. Nilai adalah berbagai hal yang dapat dicetak dan disimpan (kita akan lihat kemudian) yang dioperasikan.String yang telah kita cetak (" Hello, World.", " Goodbye", dll.) adalah nilai.

Dalam menyimpan suatu nilai, anda harus menciptakan suatu variabel. Karena nilai yang ingin kita simpan adalah string, maka kita akan mendeklarasikan variabel baru sebagai suatu string :

String fred; 

Statemen ini merupakan suatu deklarasi, karena mendklarasikan variabel bernama fred yang bertipe string. Masing­masing variabel mempunyai suatu tipe yang menentukan tipe nilai apa yang akan   disimpan. Sebagai contoh, tipe int dapat menyimpan bilangan bulat, dan tidak mungkin akan menyimpan tipe string.

Anda akan melihat bahwa beberapa tipe dimulai dengan huruf besar dan beberapa dengan huruf kecil.. Kita akan belajar arti dari perbedaan ini nanti, tetapi untuk sekarang anda benar­benar perlu untuk berhati­hati. Ada tipe selain Int atau string, dan compiler akan menolak jika anda mencoba membuat sendiri tipe data.

Untuk membuat suatu variabel bilangan bulat, sintaknya seperti int bob; , dimana bob adalah nama yang dapat anda tulis sembarang. Secara umum, anda akan menulis suatu nama variabel yang  mengindikasikan variabel yang ingin anda bentuk. Sebagai contoh, jika anda melihat deklarasi variabel ini:

String firstName;
String lastName;
int hour, minute;

Anda mungkin bisa menerka­nerka tentang nilai apa yang akan disimpan oleh tipe tersebut. Contoh ini memperlihatkan sintak untuk medemonstrasikan berbagai variabel dengan tipe yang sama: hour dan minute kedua­duanya merupakan bilangan bulat ( tipe int).

Sunday, October 16, 2011

Kelebihan Bahasa Pemrograman Java

Bahasa Pemrograman Java Memiliki beberapa kelebihan dari bahasa pemrograman lain di antaranya adalah sebagai berikut ini :

Platform Independent

Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis sistem operasi dan berbagai jenis arsitektur komputer. Aspek ini sangat penting untuk dapat mencapai tujuan Java sebagai bahasa pemrograman Internet di mana sebuah program akan dijalankan oleh berbagai jenis komputer dengan berbagai jenis sistem operasi. Sifat ini berlaku untuk level source code dan binary code dari program Java. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama sekali jika Anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari mengkompile source code Java bukanlah kode mesin atau instruksi prosesor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa bytecode yang berupa file berekstensi .class. Bytecode tersebut dapat langsung Anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap bytecode tersebut.

JVM sendiri adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah sistem operasi dan menerjemahkan bytecode program Java dan mengeksekusinya, sehingga secara konsep bisa dianggap sebagai sebuah interpreter. Proses pengeksekusian program Java dapat dilukiskan seperti di Gambar 1. Dengan cara ini, sebuah program Java yang telah dikompilasi akan dapat berjalan di platform mana saja, asalkan ada JVM di sana.

Kompiler dan interpreter untuk program Java berbentuk Java Development Kit (JDK) yang diproduksi oleh Sun Microsystems. JDK ini dapat didownload gratis dari situs java.sun.com. Interpreter untuk program Java sendiri sering juga disebut Java Runtime atau Java Virtual Machine. Interpreter Java, tanpa kompilernya, disebut Java Runtime Environment (JRE) dapat didownload juga di situs yang sama. Untuk mengembangkan program Java dibutuhkan JDK, sementara jika hanya ingin menjalankan bytecode Java cukup dengan JRE saja. Namun untuk mengeksekusi applet (sebuah bytecode Java juga) Anda biasanya tidak perlu lagi mendownload JRE karena browser yang Java-enabled telah memiliki JVM sendiri.

Library

Selain kompiler dan interpreter, bahasa Java sendiri memiliki library yang cukup besar yang dapat mempermudah Anda dalam membuat sebuah aplikasi dengan cepat. Library ini sudah mencakup untuk grafik, desain user interface, kriptografi, jaringan, suara, database, dan lain-lain.


OO (Object Oriented)

Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek. Pemrograman berorientasi objek secara gamblang adalah teknik untuk mengorganisir program dan dapat dilakukan dengan hampir semua bahasa pemrograman. Namun Java sendiri telah mengimplementasikan berbagai fasilitas agar seorang programer dapat mengoptimalkan teknik pemrograman berorientasi objek.
Sedikit perbandingan tambahan dengan bahasa C dan C++, Java banyak mewarisi konsep orientasi objek dari C++ namun dengan menghilangkan aspek-aspek kerumitan dalam bahasa C++ tanpa mengurangi kekuatannya. Hal ini mempermudah programer pemula untuk mempelajari Java namun mengurangi keleluasaan programer berpengalaman dalam mengutak-atik sebuah program. Di balik kemudahan yang ditawarkan Java, luasnya fasilitas library Java sendiri membuat seorang programer membutuhkan waktu yang tidak singkat untuk dapat menguasai penggunaan library-library tersebut.

Sejarah Singkat Pemrograman Java

Java Adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang diperkenalkan pertama kali oleh tim Sun Microsystem yang dipimpin oleh Patrick Naughton dan James Gosling tahun 1991 dengan nama proyek Green. Proyek Green membuat bahasa pemrograman berbasis C++ yang diberi nama OAK untuk membuat alat-alat elektronik yang menggunakan CPU sebagai controllernya, seperti seperti microwave, remote control, telepon, card reader, dll.

Tahun 1995 OAK diganti menjadi Java karena terinspirasi oleh kopi Java yang enak. Produk pertama proyek Green adalah Star 7 (*7), sebuah kendali jarak jauh yang sangat cerdas, tapi kurang laku di pasaran.

Pada saat yang sama implementasi WWW dan Internet sedang mengalami perkembangan pesat. Java dapat digunakan pada pemrograman internet, sehingga penerapan selanjutnya mengarah menjadi teknologi yang berperan di web. 



Saturday, October 15, 2011

Daftar Istilah Pemrograman Java

  • Problem­solving: Proses merumuskan suatu masalah,menemukan suatu solusi, dan menyatakan solusi itu.
  • High­level language: Suatu bahasa program seperti bahasa Java yang dirancang untuk memudahkan manusia untuk membaca dan menulis.
  • Low­level language: Suatu bahasa program yang dirancang untuk memudahkan komputer untuk melaksanakannya. Juga disebut ”bahasa mesin" atau ”bahasa assembly”.
  • Bahasa formal: Bahasa yang sudah dirancang untuk mempresentasikan suatu gagasan matematika atau program komputer. Semua bahasa program adalah bahasa formal.
  • Bahasa alami: Bahasa orang yang manapun itu sudah terbentuk secra alami. 
  • Portabilitas: Suatu properti dari suatu program yang dapat berjalan lebih dari satu macam komputer.
  • Interpreted: Untuk mengeksekusi suatu program di dalam suatu high­level language menterjemahkannya perbaris pada waktu yang sama.
  • Compile: Untuk menterjemahkan suatu program di dalam suatu high­level language ke dalam suatu low­level­language, untuk kemudian di eksekusi.
  • Source program: Suatu program di dalam suatu high­level language sebelum di­ compile.
  • Object Code: Keluaran compiler, setelah menterjemahkan program itu.
  • Executable: Nama lain untuk object code yang siap untuk dieksekusi.
  • ByteCode: Semacam object code khusus digunakan untuk Program Java. Byte Code serupa dengan suatu low­level language, tetapi portable sama seperti high­level language.

  • Statement: Bagian dari suatu program yang merupakan sesuatu yang akan dikan ketika program berjalan. Suatu cetakan statemen menyebabkan keluaran pada layar.
  • Comment: Bagian dari suatu program yang berisi informasi tentang program, tetapi itu tidak mempunyai efek ketika program berjalan.
  • Algorithm: Suatu proses umum untuk memecahkan suatu kategori permasalahan. Bug: Suatu kesalahan di dalam suatu program. 
  • Syntax: Struktur suatu program.
  • Semantic: Arti dari suatu program.
  • Parse: Untuk menguji dan menganalisis suatu struktur syntax sebuah program.
  • Syntax error: Suatu kesalahan di dalam suatu program yang membuatnya mustahil untuk di parsing.
  • Exception: Suatu kesalahan di dalam suatu program yang membuatnya gagal pada waktu dijalankan. Biasa disebut run­time error.
  • Debugging: Proses untuk menemukan dan membuang ke tiga macam kesalahan.